Tags

, , , ,

Nemu info menarik dari twitter @af1_  nih. Simak yuks^^


Orang suka bilang Tanah Abang. Padahal menurut beberapa sumber, yg dimaksud adalah pohon Tenabang. Dulu pasarnya dibawah pohon besar itu.

Karena Tanah Abang itu agak ambigu dalam bahasa. Kalau yg dimaksud “Abang” adalah merah dlm bahasa Jawa, harusnya namanya Lemah Abang.

Jadi sama2 bahasa Jawa. (Lemah=Tanah dlm bahasa Jawa). Kalau konsisten dgn Tanah yg bahasa Melayu, namanya Tanah Merah.

Kalau disebut Abang adalah kakak laki2, tidak ada cerita sejarah mengapa tanah disitu dianggap punya Abang. Abang siapa? Abang Jampang?

Jadi ane percaya yg terjadi skrg adalah kesalahan pembacaan. Nama aslinya Pasar Tenabang, pasar yg awalnya ada dibawah pohon Tenabang.

Lalu makin banyaknya berbagai suku datang ke tanah Betawi, jadi salah dengar dianggap Tanah Abang. Gitu sih menurut ane.

Ralat dikit ya..
Menurut blog tetangga , jaman doele, dari daerah abdul muis sampe kebon kacang ditumbuhi pohon nabang. Nah ketika VOC bikin pasar di daerah sana, dikasihlah nama Pasar The  Nabang yang keudian dibaca sebagai Tenabang oleh penduduk asli^^

Pasar Tenabang dibangun menjadi pasar & diresmikan pada zaman VOC. Berbarengan dengan Pasar Senen & pasar2 lain seantero Jakarta.

Dulu, pasar Tenabang juga mengikuti hari pasaran. Giliran dibukanya setiap Sabtu.

Makanya kita jarang dengar nama daerah pasar Sabtu, ya itu dia Pasar Tenabang. Lebih terkenal namanya ketimbang hari pasarannya.

Kalau di Solo, pasar buka sesuai hari Pasaran (Kliwon, Legi, Pahing, Pon, Wage). Jadi muter tiap 5 hari. Di Jakarta giliran 7 hari sekali

Senin yg buka Pasar Senen (sesuai spelling warga Betawi). Selasa di Pasar Koja (Jakarta Utara). Rabu di Pasar Rebo, skrg jadi Pasar Induk

Kamis di Pasar Jatinegara yg dulu bernama Mester Cornelis, sesuai nama pendirinya. Jumat di Pasar Jumat dekat Lebak Bulus.

Sabtu di Tenabang ini & minggu ya di Pasar Minggu. Dahulu Pasar Minggu pusat buah-buahan. Sampai ada lagunya : Papaya Cha Cha.

Tapi pergiliran hari pasaran (sekitar tahun 1700-an) ini tidak berlangsung lama. VOC bangkrut karena korupsi, lalu pengelolaan diambil alih

***pengikat ilmu. pengasah otak. pemoles hati***

Advertisements