Mudik cuma sehari itu rasanya capek banget. Bayangin aja, nyampe tujuan jam 01.30 dini hari. Pagi shalat ‘id lanjut muter2, besok paginya balik lagi ke domisili..cape💤 💤

Capek gitu pengennya langsunh istirahat dong ya…tapi ternyata kami belum diijinkan istirahat. Soale begitu mbuka pintu kamar, menguarlah bau busuk 😖 Terpaksa kami geledah kamar, nyari si tersangka; bangkai cicak. Berjam-jam dicari, ga ada hasilnya. Terpaksa tidur dengan mencium kombinasi bau bangkai dan pengharum lemari yg terpaksa dipakai untuk mengurangi bau busuknya 😧

Paginya datanglah, entah dari mana, lalat jumbo di kamar. Kesel kan, dah brasa di pasar bagian pembuangan sampah aja jadinya…bau busuk + lalat 😤 Akhirnya aye tangkep tuh lalat, yg gerakannya lelet banget ini, pake bekas bungkusan pengharum lemari yg belum aye buang (maksudnya sih buat nambahin wangi gitu..biar ga mubazir wkwkw).

20180617_105747.jpg

Lalat lucknut

Taunya..ga ada 5 detik, di dalam kantong yg sama tiba2 muncul 2 belatung! 😲 Penasaran kan, ini lalat apaan sih, kok dia ngeluarin belatung gitu.. Hasil browsing ketemulah kalo ini adalah blow fly.

Nama ini didapat si lalat dari orang-orang Inggris, berdasarkan kondisi daging yang jadi bengkak (blown) setelah dijadikan tempat bertelur oleh si lalat (fly). Dan ternyata, yang aye sangka belatungbitu ternyata anaknya si lalat. Kalau mau tau siklus hidupnya, bisa liat gambar di bawah ini.

Dari hasil browsing ini juga, aye baru tau kalo ni lalet bisa nyium bau bangkai hewan dari jarak 1 mil (1,6 km)😲 Hewan ini bisa bantuin petugas forensik, karena belatung yang ada di mayat bisa dipake untuk ukur waktu kematian.

Masya allah ya..ternyata hewan menjijikkan dan menyebalkan ini bisa memberi manfaat pada manusia.

Ga ada hal sia-sia yang diciptakan oleh Allah, kalau kita mau sedikit saja berpikir. Bahkan untuk hal “sepele” macam lalat ni, bisa memberikan pelajaran yang berharga buat kita, manusia, makhluk yang dikaruniai akal untuk berpikir..

يَا أَيُّهَا النَّاسُ ضُرِبَ مَثَلٌ فَاسْتَمِعُوا لَهُ ۚ إِنَّ الَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَنْ يَخْلُقُوا ذُبَابًا وَلَوِ اجْتَمَعُوا لَهُ ۖ وَإِنْ يَسْلُبْهُمُ الذُّبَابُ شَيْئًا لَا يَسْتَنْقِذُوهُ مِنْهُ ۚ ضَعُفَ الطَّالِبُ وَالْمَطْلُوبُ

Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. (QS Al Hajj: 73)

 

إِنَّ فِى ٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ وَمَا خَلَقَ ٱللَّهُ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَّقُونَ

Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa. ( QS Yunus: 6