MENGGENGGAM BARA API (copas status fb mba yana nurliana)

Tags

image

Seorang Gembong Homo, pegiat, pelindung dan pahlawan para bencong dan lesbong di Indonesia dengan percaya diri mendaftarkan diri jadi Komisioner HAM,

Mendaftarkan diri,
dan semoga tidak lolos, ditengah heningnya kematian nurani..

Dan kebisingan politik yg sibuk sendiri..
#

Seorang gubernur mengusung ide lokalisasi dan pelegalan Kompleks Pelacuran dan Penjualan Minuman Keras.

” Orang Suci dilarang masuk “. Ujar sang gubernur nyinyir, soal idenya pada lokalisasi tempat maksiat itu.

Seolah yang menolak idenya, adalah orang sok suci dan munafik.

#

Pesta Bikini campur Baur Anak SMA, siswa dan siswi dalam Kolam renang, sambil menegak coctail dan musik menghentak…

Pesta Seks bareng belasan remaja SMP dalam kamar sempit Hotel melati.

Kedua ‘event’ diwaktu yg sama, tempat yg berbeda,

Namun dengan alasan yang sama..

Menghilangkan kesumpekan pasca ujian sekolah.

#

Profesi Artis dan selebriti yg jadi idola kebanyakan remaja,

dan cita-cita kebanyakan anak-anak negeri,

terbongkar,

ternyata Ratusan dari mereka juga nyambi jadi pelacur kelas kakap, bertarif puluhan hingga ratusan juta.

Demi baju dan tas branded,
Mobil mewah,
liburan ke eropa,
dan gaya hidup hedonis lainnya

#

Pelacuran Online yg pelakunya adalah remaja belasan tahun yg sukarela dan bergerak mandiri, bukan di mucikari,

Juga terbongkar,

dan ternyata mudah sekali menemukan ribuan pelacur-pelacur bonsai ini dengan tarif murah meriah,

seliweran beriklan ala pedagang baju di sosial media:

Bisa PO,
ada DP,
ada testomoni,

Bisnis menggiurkan yg cuma bermodal Gadget..

Foto..
Upload..
Klik..
DP..
Ketemuan..
Lunas..

**

InnaliLLAH..

Beberapa hari ini,

Demikianlah berita yang menghiasi media..

Menetes air mataku..

**

” Akan datang suatu zaman dimana orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api. ”
(HR. Tirmidzi)

Yah,

Terbayang beratnya anak-anak kita kelak, memegang “Bara Api”..

Membuatku makin merasa malu..

Menjadi ibu makin jelas,

bukan lagi pekerjaan sederhana..

Bukan lagi pekerjaan sambilan..

Bukan lagi pekerjaan sisa waktu..

Membanyakkan waktu lapang..
Menatap mata mereka
Menggenggam jari-jari dan
tangan mereka

Mendengar langsung celotehan mereka..

Menanyakan perasaan mereka..

Menjadi kawan..

Setidaknya agar mereka tahu,

Kita akan kuat jika kita bersama memegang bara api itu.. Sepanas apapun..

Agar mereka..

Gak malu disebut aneh,
karena gak ikut-ikutan pacaran..

Gak malu disebut kuper,
Karena ga ikut pake baju sobek2 seperti orang gila

Gak malu dibilang cemen,
Karena ga ikut nonton film porno bareng

Gak malu..
Menjadi sendirian
Dalam kebenaran

*

Duhai ALLAH..

Sungguh hanya kepadamu segala doa kami panjatkan..

Ketika yg kami harapkan di negeri ini tak bergeming..

Hukum makin buta,
Penegak hukum pincang
Politikus sibuk sendiri,
Pemimpin cari aman

Jadi,

Biarlah kami para ibu akan berteriak di dunia maya..

Berceloteh di sosial media..

Meski kelak pekikan kami akan di sambut dengan tuduhan :

Sok pintar.. Sok suci.. Sok alim.. Sok Hebat..

Biarlah..

Toh itu jauh lebih baik,

Ketimbang ‘sekedar’ diam,

Karena diam adalah SELEMAH-LEMAHnya Iman..

Dan kami yakin..

Iman kami belum selemah itu…

Kami masih bisa teriak kencang!

Anak kami..
Amanah kami..
Peraturan kami..

Yana Nurliana,
Menulis adalah menguatkan iman

***pengikat ilmu. pengasah otak. pemoles hati***

Advertisements

Ternyata menyenangkan (bagian 1)

Baru inget kalo punya janji untuk nyeritain perjalanan saya yang FIUHHH di NTT.

Langsung aja ya…
Ternyata untuk mencapai kota Kupang, pesawat saya harus transit dulu di sini

image

Bandara I Gusti Ngurai Rai, Denpasar, Bali

Wah ternyata keadaannya dah berubah total. Trakhir kali ke bali , kondisi bandaranya semrawut abis.
Panas. Antrian mengular.
Kalo sekarang dah keren.

image

Poto ini aja..klo poto lapak, keenakan yg punya lapak, promo gratis


Berasa kaya di mol. Asli kaya mol. Banyak banget lapak di dalem. Ada yg jual baju, makanan, kerajinan tangan. Ampe mo nyari gate kluar aja bingung. Diputer2 :p

Oke lanjut..
Ga terasa dah nyampe kupang aja kita ^^
image
Alhamdulillah…
Walopun belom bisa nyantai karena harus langsung lanjut kerja, seenggaknya dah sampe di tempat tujuan.
Kupang ternyata ga sepanas yang dibilang orang. Biasa aja dah prasaan. Yah ga beda ama gorontalo panasnya.
Lumayan sepi kalo menurut ku. Coz nyampe sana skitar jam 2 siang tapi aktivitas yg bisa diamati ga terlalu kliatan. Ntah di jalan, toko, maupun area kantor. Mungkin lagi pada ngadem didalem? Hehe
Continue reading

Mimpi; step #1

Dah lamaaaaa banget pengen jalan-jalan yang kudu bawa paspor, alias ke luar negeri.
Selalu semangat.
Nentuin tujuan.
Bikin itterinary
Lalu kemudian, mundur perlahan karena keburu lemes liat biayanya.
Hahaha..selemah itulah tekad saya.
Tapi akhir-akhir ini, mimpi itu muncul lagi.
Jalan-jalan ke luar negeri.
Kali ini saya sudah membulatkan tekad. Harus dimulai. Walaupun waktunya masih tentatif, tapi kali ini saya bertekad untuk tidak mentok di rencana. Harus diwujudkan.
Bismillah..
Maka inilah langkah awal saya

image

Gaya, ya? Hahaha. Namanya juga mimpi^^

Nah sekarang tinggal nentuin, kapan ya kira-kira lanjut ke step #2?

image

Step #2 -poto ambil dari gugel-

***pengikat ilmu. pengasah otak. pemoles hati***

FIUHHH

Seumur-umur, baru kali ini saya bisa menclok 12x di beberapa bandara yg berbeda hanya dalam waktu 5 hari, dengan rincian:
# Bandara Soetta ( Jakarta Tangerang) 2x
# Bandara I Gusti Ngurah Rai (Denpasar) 2×
# Bandara  El Tari (Kupang) 4x
# Bandara H. Hasan Areoboesman ( Ende) 2×
# Bandara Komodo (Labuan Bajo) 2×

Fiuhh gak tuh? Ngetiknya aja dah cape duluan.. so cerita lengkapnya nanti aja ya, kalau energinya dah balik^^

image

Yang jelas, insya allah saya bakalan crita dikit tentang NTT. tungguin ya^^

Continue reading

AKU PEDULI IMAN ANAKKU!!! ( Resume Majelis Ayah Oleh : Firmansyah, Narsum : Ust. Bachtiyar Nasir)

Tags

,

Menghujamkan Tauhid ke dalam Jiwa Anak

Sesungguhnya, hanya ada 2 agama di dunia ini :

1. AGAMA ALLAH : Fitrah Manusia dlm penciptaannya.
2. AGAMA ORANG TUA : Agama yg diajarkan oleh orang tua kepada anaknya.

Boleh jadi, orang tua adalah ‘penjahat’ pertama bagi anak manusia, krn doktrin ‘agamanya’ telah merusak ‘agama Allah’ yg telah mjd fitrah smua manusia.

Contoh : Ortu berkata ‘dahulu nenek moyangmu melakukan …. & ….’ padahal hal itu bertentangan dgn ‘agama Allah’
Orang tua bertanggung jawab dalam menjaga fitrah keimanan anak2nya.

AYAH adl ORANG PERTAMA YG BERTANGGUNG JAWAB thd KEIMANAN ANAKNYA.

Maka ayah,
Jangan bosan menasehati Istrimu.
Jangan bosan menasehati anakmu 🙂

Keimanan yg bagaimana yg hrs tertanam di jiwa anak?
1. Keimanan utk selalu memeluk Islam hingga akhir hayat.
Landasan :
QS. Al Baqarah [2] : 132
“Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kcuali dlm keadaan memeluk agama Islam”

2. Keimanan thd Tuhan Yg Esa, tdk menyekutukan Allah (tdk syirik), taat & patuh hanya kpd Allah.
Landasan :
QS Al Baqarah [2] : 131
“Apa yg kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab “Kami akan menyembah Tuhanmu & Tuhan nenek moyangmu,Ibrahim,Ismail, & Ishaq, (yaitu) Tuhan Yg Maha Esa & kami hanya tunduk & patuh kpd-Nya”

Bagaimana caranya? Bagaimana metodenya?
Bagaimana langkah-langkahnya?

Perhatikan Prinsip2 Dasar Menanamkan Tauhid kpd Anak dgn Metode & Langkah2 sbb :

1. Ajarkan Iman dahulu sebelum Al Qur’an

• Abdullah bin Umar ra berkata : “Dahulu, kami mempelajari keimanan sebelum belajar Qur’an”

• Jundab Albajly : “Dahulu, ketika kami menjelang usia baligh bersama Rasulullah, kami mempelajari keimanan sebelum mempelajari Qur’an.Setelah itu, baru mempelajari Qur’an,akibatnya bertambahlah keimanan kami.”

Tanya : Bolehkah anak usia dini mempelajari Qur’an / mjd hafidz atw hafidzoh?

Jawab : Boleh, asalkan jangan lupa pada esensi keimanannya mksdnya jgn sampai mengejar target utk mjd hafidz sejak usia dini, namun lupa mengajarkan keimanan kpd Allah (menanamkan tauhid) dlm jiwa anak.

Bagaimana menanamkan tauhid dlm jiwa anak?

A. Perhatikan kaedah ‘Mencintai Allah krn Allah baik’

Contoh :
‘Maha besar Allah yg menciptakan buah2an yg bermacam2 bentuk & rasanya’

‘Betapa Allah sayang kpd kita shg kita diberi kemampuan utk bergerak’

‘Maha besar Allah yg beri kita kmampuan utk mempelajari Al Qur’an’
dsb…

Jangan takut2i anak dgn murka Allah krn otak anak blm siap utk menerima itu.

Contoh :
‘Kl adQ gak mau sholat,nanti adQ dimasukkan Allah ke dlm neraka,dibakar dst…’

‘Ayo murajaah, kl km gak mau murajaah nanti Allah marah’

‘Allah gak suka lo sama anak nakal, nanti Allah marah kl adQ nakal’
(sbenernya yg gak suka itu Allah atw ortunya? Hati2 mengatasnamakan Allah)

B. Anak2 akan mudah mencintai Allah jika banyak dikenalkan dgn ihsan (kebaikan2) Allah kpd hamba hamba-Nya, perbanyak menyebut nama Allah di telinga anak, baik dgn deskripsi maupun dlm diskusi / tanya jawab.
Bacakan ayat2 Allah yg terdapat pada ciptaan2 Allah di skitar anak.
Kaitkan semua kejadian sehari2 di skitar anak dgn kebesaran Allah.
(Stay connecting with Allah)

Contoh :
Anak sakit, JANGAN katakan:
‘Ayo minum obatnya spy sembuh’
Tapi KATAKAN :
‘Berdoalah kpd Allah spy sembuh, tp jg hrs minum obatnya krn Allah suruh kita utk berusaha.Kesembuhan hanya dr Allah’

Saat anak bertanya :
‘Ayah, kok burung bs terbang?’

Jangan hanya katakan :
‘Iya, burung bs terbang krn pnya sayap’
Tapi KATAKAN :
‘Iya, Allah yg berkehendak & menggerakkan burung itu(-> tanamkan tauhid), Allah berikan sayap & beri ptunjuk utk terbang (-> tauhid & ilmiah) shg burung itu bs terbang’

Saat anak meminta sesuatu :
‘Ayah, belikan aku sepeda baru’

Jangan hanya katakan :
‘Iya, nanti kl ayah ada rezeki, ayah belikan’

Tapi KATAKAN :
‘Iya, kita berdoa ya agar Allah berikan rezeki kpd kita shg adek bs dpt sepeda baru’ 🙂

Antar anak tdr dgn nama Allah, doakan anak sesaat ktika tdr & bangunkan anak dgn penuh syukur dgn nama Allah.

2. Setelah itu langsung tanamkan ‘Islam adalah Din yg Allah ridhoi’

7an utama menanamkan tauhid kpd anak adalah agar anak TAAT kpd Allah & Rosulnya.

Iman bukan hanya mengakui keberadaan Allah, namun jg TAAT pada perintah Allah.
Syetan mengakui keberadaan Allah, tp tdk taat pada perintah Allah, maka tdk bs disebut beriman.

Ajarkan Adab dlm islam.

Contoh :
‘Allah perintahkan kita utk sholat’
‘Sebelum makan kita berdoa’
‘Rosul mengajarkan utk bicara santun’
‘Rosul ajarkan kita utk sholat di awal waktu’
dsb..

Tingkatkan ketaatan anak smp pada sikap wala’ & bara’ -> Takut & Hanya bergantung kpd Allah
Landasan : Al-An’am : 78, Al-Mumtahanah : 4, Yunus : 41, Hud : 54 dll

Shg anak menyadari bhwa ia beribadah & melakukan smua aktifitasnya hnya krn Allah.

Jika sdh pada tingkatan 👆, anak akan dgn sukarela belajar Al Qur’an & beribadah sesuai perintah Allah.

Mengajarkan Al Qur’an, mngajarkan adab, mengajarkan ibadah bs dilakukan bersama2, namun tetap menanamkan tauhid tdk boleh dikesampingkan bhkan ktika anak msh dlm kandungan.

Mahabbah & Ittiba’ Rasulullah

Obejctive :
Anak kita, blm sempurna imannya sbelum kecintaannya kpd Allah & Rasul-Nya melebihi kecintaannya kpd ortu & orang lain yg ia cintai.

Ittiba’ Rasulullah :
Ali Imran : 31

Metode :
– Bimbing bershalawat sebanyak-banyaknya
– Membaca doa setelah adzan & doa2 sehari2 sesuai kebutuhan anak.
– Kisahkan ttg kehidupan pribadi Rasulullah, bacakan shiroh ttg Rasulullah.

“Rabbana hab lana min azwajina wa dzuriyatina qurrata a’yunin waj ‘alna lil muttaqina imaman”

“Ya Tuhan kami, anugerahkan kpd kami pasangan kami & keturunan kami sbg penyejuk hati kami & jadikan kami pemimpin bagi orang2 yg bertaqwa’

(QS. Al Furqan : 74)

🌿Resume Majelis Ayah, pertemuan ke3, bersama Ust.Bachtiar Nasir

***pengikat ilmu. pengasah otak. pemoles hati***

Girangnya emak pengiritan

Tags

Semenjak tempo hari diceramahin ama kakek dokter Waldi Nurhamzah, akhirnya kami mulai beralih dari susu UHT ke susu pasteurisasi.
Masalahnya, anak kami terlanjur suka susu rasa stoberi. Dan harga susu pasteurisasi (yg dikalin sebagai susu yang jujur) dengan sari buah asli itu itu 2x lipat harga susu UHT. sangat w.o.w buat kami.
Akhirnya kami akali dgn mengoplosnya dengan susu pasteurisasi merk lain. Sebenernya agak berat hati sih. Mengingat kami pernah beli UHT merk ini dan pewarnanya awet betul lengket di botol. Maka kami akali lagi dengan mengoplosnya bareng yang plain.
Maka komposisi belanja susu kami adalah 1 susu jujur stoberi : 1 susu lokal stoberi : 1 susu lokal plain.
Nah..hari ini stok susu habis. Mumpung wiken, mo bandingin harga skalian ah..
Di hipermarket sebelahnya hipermaket raksasa harga susu jujur lumayan rendah karena diskon 10% , sayangnya harga susu lokal lebih tinggi 3rb per kemasan daripada yg dijual si raksasa. Tapi larena si raksasa 2hari yang lalu stok susu jujur yang stoberi kosong, akhirnya kami meluncur ke hipermarketnya negri gingseng.
Daaaannn….kami pun kalap!

image

Beli satu gratis satu sodara! Dan hari ini hari terakhir promo..
Allah..makasih banyak yaa^^

***pengikat ilmu. pengasah otak. pemoles hati***

KITA TIDAK AMANAH KEPADA  ANAK-ANAK KITA Oleh Ibnu Syahrul

Tags

,

Allah berfirman:
المال والبنون زينة الحيوة الدنيا.. 
“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia…(Al-Kahfi:46)

Saudaraku..sahabatku..semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kpd kalian…

Kita selalu berhutang banyak cinta kepada anak-
anak. Tidak jarang, kita memarahi mereka saat kita
lelah. Kita membentak mereka padahal mereka
belum benar-benar paham kesalahan yang mereka
lakukan. Kita membuat mereka menangis karena
kita ingin lebih dimengerti dan didengarkan. Tetapi
seburuk apapun kita memperlakukan mereka,
segalak apapun kita kepada mereka, semarah
apapun kita pernah membentak mereka… Mereka
akan tetap mendatangi kita dengan senyum
kecilnya, menghibur kita dengan tawa kecilnya,
menggenggam tangan kita dengan tangan
kecilnya… Seolah semuanya baik-baik saja, seolah
tak pernah terjadi apa-apa sebelumnya… Mereka
selalu punya banyak cinta untuk kita, meski
seringkali kita tak membalas cinta mereka dengan
cukup.mereka selalu punya banyak cerita untuk kita dan pertanyaan tentang keadaan kita,meskipun kita tidak pernah bercerita untuk mereka dan menanyakan keadaan mereka dan sesungguh mereka ktk itu dalam keadaan sakit
Ketahuilah Allah berfirman:
كلكم راع وكلكم مسؤول عن رعيته
“Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban atas yg dipimpin”(HR Muslim)
Dan dari Aisyah ra.bahwa Rasulullah bersabda:”Jika Allah menghendaki suatu keluarga kebaikan maka Allah memasukkan kpd mereka sikap lemah lembut”(HR Ahmad) 
dan beliau bersabda:” Barangsiapa yg tidak sayang kpd manusia maka tidak akan disayang Allah”(Muttafaq alaihi)

Kita selalu berhutang banyak kebahagiaan untuk
anak-anak kita. Kita bilang kita bekerja keras demi
kebahagiaan mereka, tetapi kenyataannya
merekalah yang justru membahagiakan kita dalam
lelah di sisa waktu dan tenaga kita. Kita merasa
bahwa kita bisa menghibur kesedihan mereka atau
menghapus air mata dari pipi-pipi kecil mereka,
tetapi sebenarnya kitalah yang selalu mereka
bahagiakan… Merekalah yang selalu berhasil
membuang kesedihan kita, melapangkan kepenatan
kita, menghapus air mata kita.
Karenanya Allah berfirman:”Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia..”..Ya,mereka adalah penyejuk mata ayah dan ibu karena itulah salah satu hamba Allah(para suami istri) kita selalu mendambakan seorang anak,dan kita selalu,memohon dan berdoa kpd-Nya:
“ربنا هب لنا من أزوجنا وذريتنا قرة أعين وجعلنا للمتقين إماما”
“…Wahai Rabb kami,anugerahkn kpd km istri2 km dan keturunan kami sebagai penyenang hati(kami)..(Al-Furqan:74)
Dan firman-Nya:
“…رب هب لى من لدنك ذرية طيبة إنك سميع الدعاء”
“..Wahai Rabb,kami berilah aku dari aku dari sisi Engkau seorang anak yg baik. Sesungguhnya Engkau Mendengar Doa”(Ali Imran:38)
Dan Allah pun mengabulkan doa2 kt,namun kenapa kita tidak menghiburnya,menemaninya,bergurau dgn mereka,..?ketahuilah krn sikap itu yang mereka inginkan,itulah yg mereka harapankan yaitu kasih sayang dan kepededulian kt Terhadap mereka

Kita selalu berhutang banyak waktu tentang anak-
anak kita. Dalam 24 jam, berapa lama waktu yang
kita miliki untuk berbicara, mendengarkan,
memeluk, mendekap, dan bermain dengan mereka?
Dari waktu hidup kita bersama mereka, seberapa
keras kita bekerja untuk menghadirkan
kebahagiaan sesungguhnya di hari-hari mereka,
melukis senyum sejati di wajah mungil mereka?
Tentang anak-anak, sesungguhnya merekalah yang
selalu lebih dewasa dan bijaksana daripada kita.
Merekalah yang selalu mengajari dan membimbing
kita menjadi manusia yang lebih baik setiap
harinya. Seburuk apapun kita sebagai orangtua,
mereka selalu siap kapan saja untuk menjadi
anak-anak terbaik yang pernah kita punya.
Ketahuilah sesungguhnya Rasulullah sng sayang terhadap anak2 dan bermain dgn mrk,pada waktu itu Rasulullah meletakan kaki cucunya Hasan dan Husain diatas Rasulullah lalu belau bersabda:”Naiklah,mk anak itu naik dan menginjakkan kedua kakinya didada Rasulullah,kemudian beliau bersabda:Bukalh mulutmu’lalu beliau menciumnya kemudian bersabda”Ya Allah cintailah dia karena aku mencintainya”(Al-Bukhari,3747)

Kita selalu berhutang kepada anak-anak kita…
Anak-anak yang setiap hari menjadi korban dari
betapa buruknya cara kita mengelola emosi. Anak-
anak yang terbakar residu ketidakbecusan kita saat
mencoba menjadi manusia dewasa. Anak-anak
yang menanggung konsekuensi dari nasib buruk
yang setiap hari kita buat sendiri. Anak-anak yang
barangkali masa depannya terkorbankan gara-gara
kita tak bisa merancang masa depan kita sendiri.
… Tetapi mereka tetap tersenyum, mereka tetap
memberi kita banyak cinta, mereka selalu mencoba
membuat kita bahagia.
Maka dekaplah anak-anakmu, tataplah mata
mereka dengan kasih sayang dan penyesalan,
katakan kepada mereka, “Maafkan untuk hutang-
hutang yang belum terbayarkan… Maafkan jika
semua hutang ini telah membuat Tuhan tak
berkenan. Maafkan karena hanya pemaafan dan
kebahagiaan kalianlah yang bisa membuat hidup
ayah dan ibu lebih baik dari sebelumnya… Lebih
baik dari sebelumnya.”
Dan ingatlah akan sabda Rasulullah ini:”Tidaklah seorang hamba yg diberi tanggung jawab oleh Allah sebuah amanah lalu ia meninggal dalam keadaan menipu tanggung jawabnya kecuali Allah akan haramkan surga baginya”(Muttafaq alaih[اقتطعه واتساب]

***pengikat ilmu. pengasah otak. pemoles hati***

Bahagia itu sederhana

Tags

Bahagia adalah…

ketika hujan deras mengguyur ternyata baru tahu kalau payung rusak, sedang uang di dompet harus memilih antara payung dan makan siang+ongkos.
Lalu terpaksa memegangi ujung payung agar ia tidak menguncup seraya berharap ada pertolongan sambil berusaha otak-atik tombol dan per payung.
And voila !
It fixed, alhamdulillah^^

image

Dia berhasil mengantarku sampai ke kantor *terharu #lebay

#bahagia_itu_sederhana Continue reading